Pages

Showing posts with label cerpen. Show all posts
Showing posts with label cerpen. Show all posts

Monday, April 9, 2012

Teratai


TERATAI


From : Anjar
Ran, gmn kbr Rafael, kt Lily dy flu ya. Jgn lupa ksh obat, klo bandel bw sini aj dperiks


Kirana menutup kembali Blackberry sliding-nya setelah membaca pesan dari Anjar tanpa ada niat membalasnya. Palingan juga dia bakalan nge-ping sehabis melihat pesan yang dia kirim berubah dari ‘D’ menjadi ‘R’ tanpa ada respon. Mungkin dia akan melakukannya hingga puluhan kali seperti yang dulu selalu dia lakukan dan hanya akan berhenti setelah Kirana membalas paling tidak satu kata. Dulu dia selalu khawatir karena hal ini akan berakhir dengan pertengkaran tapi sekarang dia tidak peduli. Toh sejak dia dan Anjar bercerai, dia tidak harus lagi mengikuti sikap Anjar yang berlebihan terhadap dirinya.
Sikap berlebihan itu mungkin bisa diterima olehnya, tapi Kirana mulai tidak bisa menerima ketika Anjar menerapkan sikap itu pula pada Rafael, anak mereka satu-satunya.

Saturday, October 15, 2011

Sandra dan Tirta



"Satu.... Dua ...Tiga" Sandra berhitung seiring derap langkah Tirta yang berjalan risih didepannya
"Stop doing that!" Bentaknya
"Hihi..." Sandra hanya tertawa renyah
"Kau jalan duluan!" paksanya sambil menunjuk arah didepannya
Sandra menggeleng
"Kau menggaggu sekali sih menghitung langkahku"
"Aku suka berada dibelakangmu dan menghitung langkahmu, lalu mengikutinya. Bukankah itu yang selalu kita lakukan sejak kecil"
"Ayolah San, Seventeen years later, okay!"
Sandra mengerutkan dahinya. Dia terdiam.

Tuesday, October 4, 2011

KISAH SEPASANG SEMUT


Pada suatu hari mereka dipertemukan. Dan dihari lain mereka dipisahkan. Bukan oleh siap-siapa, tapi oleh takdir yang sebelumnya mereka coba lawan.
 
Namanya Ant, dia adalah seekor semut bersayap.
Namanya Ants, dia adalah seekor semut hitam.
Mereka bersama dilubang yang sama. Bersahabat dan mencari gula sambil tertawa. Persahabatan yang membahagiakan meskipun keduanya berbeda.
Pada suatu malam dibawah cahaya bulan yang remang-remang bak lampu neon lima watt yang hidup segan mati tak mau, Ants mendekat pada Ant. Dia tersenyum seperti seorang malaikat yang sangat menyentuh hati.